Social Icons

Featured Posts

Perkebunan Teh Kajoe Aro

Kebun teh terluas di dunia dalam satu hamparan. Seperti apa?

Gunung Rinjani

Salah satu gunung api terindah di Indonesia.

Lambang Gerakan Pramuka

Apa asal usul lambang Gerakan Pramuka ini?

Stratovolcano

Inilah gunung api yang paling umum dijumpai.

Kamis, 19 Februari 2015

Danau Gunung Tujuh, Tertinggi di Asia Tenggara (?)

Sebagai seorang warga negara Indonesia, tentunya memiliki kebanggaan terhadap tanah airnya. Selalu ada banyak hal yang bisa dibanggakan, diluar berbagai macam sentimen negatif terhadap tanah air sendiri. Hal demikian berlaku pula untuk skala spasial yang lebih kecil, yaitu daerah kelahirannya atau daerah tempat tinggalnya. Sebagai warga lokal Kabupaten Kerinci, pastinya ada banyak hal disana yang dapat dibanggakan. Utamanya, kebanggaan warga lokal Kerinci ialah kekayaan alam yang sudah ada jauh sebelum manusia lahir. Mulai dari Gunung Kerinci, gunungapi tertinggi di Indonesia (3.805 mdpl); Danau Kerinci, danau terluas di Provinsi Jambi (4.200 ha); Danau Kaco, sebuah danau di Kec. Gunung Raya yang airnya sangat jernih; Perkebunan Teh Kayu Aro, perkebunan yang menyandang predikat sebagai perkebunan terluas di dunia, tertua di Indonesia dan tertinggi kedua di dunia; hingga Danau Gunung Tujuh, danau tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara. Namun, apa benar Danau Gunung Tujuh merupakan danau tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara?


Secara administratif, Danau Gunung Tujuh terletak di Kecamatan Gunung Tujuh yang merupakan salah satu kecamatan dari 16 kecamatan di Kabupaten Kerinci. Danau ini berada dalam kompleks pegunungan Bukit Barisan. Dari website resmi pariwisata Indonesia -Indonesia Travel, Danau Gunung Tujuh memiliki luas sebesar 960 ha, dengan panjang 4,5 km dan lebar 3 km. Ketinggiannya sendiri, seperti yang tertera pada info di atas, yaitu 1.950 meter dari permukaan laut. Ada tujuh gunung yang mengelilingi danau ini, mulai dari yang terendah yaitu Gunung Selasih (2.230 mdpl), Gunung Hulu Sangir (2.330 mdpl), Gunung Lumut (2.350 mdpl), Gunung Madura Besi (2.418 mdpl), Gunung Jar Panggang (2.469 mdpl), Gunung Hulu Tebo (2.525 mdpl) dan yang tertinggi adalah Gunung Tujuh itu sendiri (2.735 mdpl).


Kembali pada masalah ketinggian permukaan danau tersebut, nyatanya ada danau lain di Indonesia nun jauh disana yang ketinggian permukaan danaunya melebihi ketinggian Danau Gunung Tujuh. Danau apakah itu?


Terletak di ketinggian 3.225 mdpl, Danau Habema atau dalam penyebutan warga setempat dengan nama Danau Yuginopa merupakan danau tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara. Luas danau ini adalah 224,35 ha. Dari danau ini apabila kita memandang ke selatan, maka akan kita dapati gagahnya Puncak Trikora yang merupakan salah satu puncak tertinggi di barisan pegunungan Jayawijaya.


Kenyataannya, di sepanjang Pegunungan Jayawijaya seperti pada Kabupaten Nduga dan Kabupaten Lanny Jaya, terlihat beberapa danau yang ukurannya lebih kecil daripada Danau Habema namun ketinggiannya lebih tinggi beberapa ratus meter daripada Danau Habema. Namun demikian, danau-danau kecil tersebut boleh jadi belum terjamah oleh manusia karena ketinggiannya dan jalurnya yang sangat ekstrim. Selain itu, mungkin saja tidak ada pula jalan yang bisa dilalui menuju danau-danau kecil tersebut. Danau-danau kecil tersebut seperti yang tampak pada gambar di bawah ini (penunjuk warna merah).


Dengan demikian, jelaslah bahwa Danau Gunung Tujuh bukanlah danau tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara melainkan Danau Habema. Namun, Danau Gunung Tujuh tetaplah kebanggaan, hanya saja ada kata yang perlu ditambahkan, yaitu menjadi danau kaldera tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara.
Untuk tulisan yang lebih deskriptif mengenai Danau Habema, sila kunjungi National Geographic ID dan Baltyra.com.

Rabu, 05 Desember 2012

Lambang Kabupaten Kerinci


1.  Dasar Biru
     Daerah Kerinci terletak di pegunungan.
2.  Gunung dengan warna biru tua
     Gunung Kerinci menunjukkan kebesaran alam Kerinci.
3.  Masjid
     Melambangkan keteguhan masyarakat Kerinci terhadap Tuhan        Yang Maha Esa.
4.  Jenjang sebanyak lima buah
     Penduduk Kerinci mayoritas beragama Islam dan taat
     menjalankan rukun Islam yang lima.
5.  Lima buah jenjang dibawah masjid
     Menggambarkan penjiwaan penduduk akan Pancasila.
6.  Keris
     Menunjukkan jiwa kepahlawanan rakyat Kerinci.
7.  Gong
     Menunjukkan persatuan rakyat dan ketinggian kebudayaan.
8.  Padi
     a. Sepuluh di sebelah kiri menunjukkkan tanggal 10.
     b. Sepuluh di sebelah kanan menunjukkan tanggal 11 (angka kelahiran Kab. Kerinci)
9.  Daun teh
     Lima helai di bagian kiri dan delapan helai di sebelah kanan menunjukkan tahun                  berdirinya Kab. Kerinci
10. Empat kunci
      Menunjukkan empat jenis pemuka masyarakat, yaitu: alim ulama, depati ninik mamak,
      unsur pemerintah, dan pemuda.

Senin, 19 Maret 2012

Perkebunan Teh Kajoe Aro

Perkebunan Teh Kaioe Aro
Perkebunan itu sendiri adalah segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi. permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat (Sumber: Undang Undang No. 8 Tahun 2004 tentang Perkebunan).

Sedangkan yang dimaksud dengan teh adalah minuman yang mengandung kafein yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Tanamannya sendiri yaitu Camellia sinensis merupakan tanaman perkebunan yang tumbuh di daerah tropis hingga subtropis dengan ketinggian antara 200-2000 m di atas permukaan laut. Suhu yang memungkinkan tumbuhnya tanaman teh ini adalah sekitar 14-25º C, namun suhu yang sedikit lebih rendah atau sedikit lebih tinggi masih memungkinkan tumbuhnya tanaman teh ini. Ketinggian tanaman teh ini rata-rata 9 meter, namun pada tanaman teh jenis tertentu, misalnya teh jenis Assamica dapat tumbuh hingga 12-20 meter. Hingga saat ini terdapat sekitar 1500 jenis teh yang berasal dari 25 negara di dunia. Tanaman teh selalu dijaga ketinggiannya agar tidak lebih dari 1 meter, supaya mempermudah pemetikan teh itu sendiri.

Taksonomi atau klasifikasi ilmiah Camellia sinensis, yaitu:
  • Kerajaan : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Ericales
  • Famili : Theaceae
  • Genus : Camellia
  • Spesies : Camellia sinensis
Pekebunan teh Kajoe Aro (baca: Kayu Aro) merupakan perkebunan yang diusahakan oleh Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) Jambi-Sumatera Barat yang memproduksi Teh Kajoe Aro yang sangat terkenal di dunia. Perkebunan teh ini berada pada satu hamparan lahan, yakni terletak di sekitar Gunung Kerinci. Luas perkebunan teh ini adalah 2624,29 hektar (26,2429 km²), artinya perkebunan teh Kajoe Aro adalah perkebunan teh terluas di dunia yang terletak dalam satu hamparan. Perkebunan teh ini berada pada ketinggian 1400-1700 meter di atas permukaan laut, sehingga menjadikannya sebagai perkebunan teh tertinggi kedua di dunia setelah perkebunan teh Darjeeling di kaki Pegunungan Himalaya (2100 meter di atas permukaan laut).

Perkebunan teh Kajoe Aro terletak di utara Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Perkebunan ini mencakup 29 desa. Perkebunan teh ini berjarak sekitar 22 km dari Bukit Tengah - Siulak, ibukota Kabupaten Kerinci yang baru, atau 32 km dari Kota Sungai Penuh, ibukota Kabupaten Kerinci sebelum wilayah Kabupaten Kerinci dimekarkan menjadi 2, yaitu Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada tanggal 8 November 2009 berdasarkan Undang Undang No. 25 Tahun 2008. Dari Kota Jambi, ibukota provinsi, perkebunan teh ini berjarak 451 km dengan waktu tempuh paling cepat 13-14 jam.

Perkebunan teh Kajoe Aro dirintis pada tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda yang bernama Namblodse Venotschaap Holland Vereniging Amsterdam (NV HVA), mulai beroperasi pada tahun 1930 dengan tenaga kerja rodi yang didatangkan dari Pulau Jawa.  Hingga kini, para pekerja pemetik daun teh dari Jawa tersebut telah memasuki generasi kelima. Perkebunan teh Kajoe Aro tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia.

Untuk menuju perkebunan teh Kajoe Aro, tidak terdapat angkutan yang secara khusus mengantar pengunjung ke sana, bahkan angkutan umumpun sangat jarang yang menuju perkebunan teh tersebut. Secara umum, di Kerinci dan Sungai Penuh terdapat 3 trayek angkutan umum yang aktif melayani mobilisasi penumpang, yaitu: Sungai Penuh-Semurup, Sungai Penuh-Siulak dan Sungai Penuh Kayu Aro. Trayek terakhir inilah yang dapat  membantu mengantar penumpang menuju Kayu Aro, dengan biaya sekitar Rp15.000,- hingga Rp20.000,-. Jika kita berangkat dari Kota Jambi, kita dapat memanfaatkan transportasi umum berupa minibus travel yang dapat mengantar sampai ke tujuan, dengan biaya perjalanan pada umumnya sebesar Rp100.000,-. Travel tersebut melakukan perjalanan Kota Sungai Penuh-Kota Jambi PP sebanyak 2 kali dalam sehari, yaitu pada waktu pagi dan malam hari, dengan waktu tempuh paling cepat 10 jam. Terlepas dari transportasi umum itu, transportasi jarak dekat yang dapat diandalkan dan sangat direkomendasikan adalah kendaraan pribadi, baik mobil atau motor. Adapun keuntungan menggunakan kendaraan pribadi ini antara lain, pengunjung dapat menikmati pemandangan di sebelah kiri dan sebelah kanan jalan yang sangat indah sambil menghirup segarnya udara sejuk dataran tinggi. Pengunjung juga tidak perlu direpotkan dengan jalan yang bercabang, karena untuk menuju perkebunan teh Kajoe Aro, pengunjung dapat melewati jalan utama beraspal yang sangat sedikit memiliki persimpangan jalan. Namun, pengunjung diharap berhati-hati melewati jalan menuju perkebunan teh, karena kondisi sebagian besar jalan yang berlubang  serta sempit dan ketika melewati wilayah perbukitan, jalan yang dilewati relatif berkelok-kelok,  memiliki tanjakan dan turunan yang relatif curam, dan tidak semua tepi badan jalan memiliki palang pengaman, sedangkan di tepi badan jalan tersebut merupakan tebing dan jurang. Akan sangat berbahaya terlebih ketika hujan dan kabut tebal.

Hingga kini, Kerinci dapat diakses dari 3 lokasi, yaitu dari Tapan (Kab. Pesisir Selatan - Sumatera Barat), Muara Labuh (Kab. Solok Selatan - Sumatera Barat), dan Bangko (Kab. Merangin - Jambi).

Selain transportasi darat, Kerinci memiliki fasilitas transportasi udara, yaitu Bandar Udara Depati Parbo yang kembali dibuka, setelah 3 tahun tidak beroperasi. Bandara ini terletak di Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, 10 menit dari Kota Sungai Penuh dan 35 menit dari Bukit Tengah, ibukota Kabupaten Kerinci. Terdapat satu maskapai penerbangan yang melayani Kota Jambi-Kerinci yakni Riau Airlines dengan frekuensi penerbangan 2 hingga 3 kali seminggu. Waktu tempuhnya sangat singkat dibandingkan jalur darat yakni 1 jam.

Di wilayah perkebunan teh ini terdapat Aroma Pecco, wisma dan taman, dimana di Aroma Pecco ini sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara sebagai tempat perkemahan, tempat rekreasi serta tempat relaksasi bagi pengunjung sambil menikmati hangatnya teh Kajoe Aro di tempat yang dingin ini. Aroma Pecco yang memiliki kolam ini terletak di Desa Bedeng VIII, Kecamatan Kayu Aro, berjarak 50 meter dari jalan utama. Kolam tersebut dahulunya merupakan tempat penampungan air bagi perkebunan teh. Dari sini pengunjung juga dapat menikmati keperkasaan Gunung Kerinci yang menjulang tinggi.

Teh produksi PTPN VI ini menghasilkan produk teh yang sangat terkenal di luar negeri, khususnya Eropa. Di Belanda, keluarga kerajaan Belanda menjadi pelanggan setia teh Kajoe Aro sejak zaman Ratu Wilhelmina. Hal yang serupa juga terjadi di kerajaan Inggris, dimana Ratu Elizabeth juga menjadi penikmat teh Kajoe Aro ini. Selain Belanda dan Inggris, negara lain seperti Jerman, Belgia, Portugal, Spanyol, Italia, Jepang, China, India, Sri Lanka, Australia, dan lain-lain juga merupakan konsumen dari produk ini.

Produksi teh dari perkebunan teh Kajoe Aro mencapai 5.500 ton pertahun dalam bentuk serbuk teh hitam ortodok. Sedangkan produksi daun teh basah perharinya mencapai 90 ton. Produk teh kualitas nomor 1 dan 2 diekspor ke luar negeri, sedangkan produk teh kualitas nomor 3 dan seterusnya dikonsumsi oleh masyarakat. Oleh karena itulah, teh Kajoe Aro tidak terlalu terkenal dalam pasaran di dalam negeri, sehingga sulit ditemukan di swalayan atau toko-toko.

Sabtu, 04 Juni 2011

Gunung Kerinci

Gunung Kerinci terletak di ujung barat Provinsi Jambi, atau lebih tepatnya di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Gunung ini berada tepat di perbatasan antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat, namun puncak Gunung Kerinci masih terletak dalam wilayah administratif Provinsi Jambi. Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.805 m dari permukaan air laut. Gunung ini merupakan tipe stratovulcano, yaitu gunung yang berbentuk kerucut dan berlapis-lapis. Artinya, proses pembentukan gunung ini berasal dari letusan dan lelehan material vulkanik (magma dan abu). Di halaman Gunung Kerinci terhampar perkebunan teh nan hijau yang dikenal sebagai Perkebunan Teh Kajoe Aro (baca: Kayu Aro) seluas 3.014,6 hektar. 

Gunung Kerinci dikelilingi oleh Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan habitat harimau Sumatra dan badak Sumatra. Gunung ini merupakan salah satu dari ratusan gunung berapi yang masih aktif di Indonesia.

Gunung Kerinci termasuk dalam "cincin gunung api" Pasifik (Pasific Ring of Fire).
 

Sample text

Sample Text